Prestasi

TRADER MUDA MADURA, JUARA 1 LIGA COPY TRADER NASIONAL

Taufik · 08 Agustus 2026

Apa itu Copy Trader? Copy Trader adalah sistem yang memungkinkan seseorang mengikuti dan menyalin aktivitas trading dari seorang trader yang dipilih, yang dalam ekosistem ini disebut Master Copy Trader. Dengan sistem tersebut, keputusan trading dari Master dapat diikuti oleh para copier sesuai mekanisme dan pengaturan platform. Namun, copy trading tetap memiliki risiko, sehingga pemilihan Master, pemahaman strategi, dan manajemen risiko menjadi hal yang penting.

Sebagai Master Copy Trader, Taufiqurrahman menerapkan Manual Trading, yaitu seluruh keputusan transaksi dilakukan berdasarkan analisis pasar dan pertimbangan pribadi, bukan menggunakan robot (Expert Advisor/EA). Pendekatan ini mengedepankan analisis teknikal dan fundamental, manajemen risiko yang disiplin, serta kemampuan beradaptasi terhadap kondisi pasar yang dinamis.

Visi untuk Pemuda Madura

Bagi Taufiqurrahman, pencapaian sebagai Juara 1 Liga Copy Trader Nasional bukan hanya tentang prestasi pribadi. Ia ingin menunjukkan bahwa anak muda Madura, khususnya Bangkalan, memiliki pilihan lain untuk membangun masa depan. Di tengah banyaknya generasi muda yang memilih merantau atau bekerja ke luar negeri, ia ingin mendorong lahirnya generasi yang mampu membangun keahlian dan menghasilkan dari daerahnya sendiri melalui profesi digital, termasuk menjadi trader yang profesional, disiplin, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, apabila semakin banyak anak muda Madura yang mampu membangun penghasilan melalui profesi digital dan tetap tinggal di daerah, maka semakin besar pula potensi perputaran ekonomi di Madura, khususnya Bangkalan. Penghasilan yang diperoleh dapat dibelanjakan di daerah, membuka usaha, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

"Saya tidak ingin anak muda Madura hanya dikenal sebagai perantau. Saya ingin mereka juga dikenal sebagai generasi yang mampu menciptakan peluang, membangun ekonomi digital, dan membawa kemajuan bagi daerahnya sendiri."

Bukan untuk menggantikan pilihan merantau, melainkan untuk menghadirkan pilihan baru. Karena kemajuan Madura akan semakin kuat ketika lebih banyak putra-putrinya mampu berkarya, berprestasi, dan membangun daerah dari tanah kelahirannya sendiri.